Lewat Lagu, Lawan Korupsi

Sahabat JAGA pada 11 Agustus 2017 dibaca 1049 kali

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Festival Lagu Suara Anti-korupsi 2017. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya ini merupakan salah satu bentuk kampanye pencegahan korupsi kepada masyarakat.

"Festival ini bisa menjadi medium masyarakat menyuarakan perlawanan terhadap korupsi,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, pada saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK Jakarta (11/8) Jakarta.

Melalui festival ini, KPK mengundang masyarakat memunculkan ide kreatif dalam membuat lagu. Karya terbaik akan dipilih dan dibuat album. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang akan menjadi salah satu tim juri yang akan berkolaborasi dengan penyanyi Sandy Canester.

Tim juri mulai menerima karya dari masyarakat sejak Juni hingga 31 Agustus mendatang. Selanjutnya, seluruh karya yang masuk akan dipilih menjadi 10 besar tiap regional dan akan tampil di hadapan dewan juri mulai 11 - 20 September 2017.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya tiga Regional saja. Di tahun ini ada penambahan menjadi lima Regional. Lima regional tersebut adalah Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Palembang. Pada tahap ini, juri harus memilih tiga karya terbaik.

Saut menambahkan Seluruh karya yang masuk akan dipilih menjadi 10 besar tiap regional. “Karya 10 besar tersebut akan tampil di hadapan dewan juri mulai 11-20 September 2017. Lagu-lagu yang lahir dari ajang ini kelak akan senantiasa mengiringi, menginspirasi dan menyemangati bangsa ini dalam perjuangan melawan korupsi khususnya merangsang kreativitas dan semangat perlawanan terhadap korupsi di kalangan muda,” Katanya.

Malam final Festival Lagu SAKSI 2017 akan digelar 3 November 2017. Dalam konser ini pula, KPK akan meluncurkan album kompilasi Suara Antikorupsi vol.2 yang berisikan 15 karya terbaik dari festival lagu Suara Antikorupsi 2017.

 

(Humas)