KPK Inisiasi Pencegahan Korupsi di Lingkungan Kemendikbud

Sahabat JAGA pada 07 Agustus 2017 dibaca 465 kali

Lewat pendidikan, nilai-nilai karakter yang kuat dengan semangat antikorupsi dituangkan ke dalam muatan mata pelajaran dan kurikulum pendidikan di Indonesia. Hal ini diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama dalam Upaya Pencegahan Korupsi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kamis (3/8), Jakarta.

Pendidikan antikorupsi nantinya akan menyasar satuan pendidikan agar dapat meningkatkan tata kelola dan menjadi lembaga yang akuntabel. “Modul-modul pendidik dan tenaga kependidikan akan menjadikan sekolah sebagai tempat menumbuhkan karakter integritas” kata Ketua KPK Agus Raharjo.

Agus menambahkan, KPK mendorong penguatan dalam mekanisme Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan penerapan pengendalian Gratifikasi menjadi salah satu pokok penguatan kerjasama dengan Kemendikbud.

“KPK sangat berharap pencegahan dan pengendalian korupsi di Kemendikbud, KPK hanya men-trigger saja”, Katanya.

Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk pembaharuan dari kerjasama sebelumnya yang telah habis masa berlakunya.

"Perjanjian ini sifatnya hanya memperbarui yang sudah lalu karena Kemendikbud dan KPK telah berkerjasama sejak 2008. Kerjasama itu di antaranya dalam bentuk pendidikan antikorupsi, pelaporan harta kekayaan, dan pertukaran data," katanya.

 

(Humas)